
Sekedar Curah Pendapat
Tak ada yang harus dikatakan dan pantas untuk didengar, mungkin menulisnya agak tepat. Mengenal dunia postrealitas adalah suatu keajaban daripada hanya mengenal dunia realitas. Mempunyai suatu hal yang dapat digunakan untuk menyalurkan semua ide-ide dan informasi adalah suatu jalur komunikasi yang penting. Dan dengan blog ini aku bisa memenuhi kebutuhuan itu
Tak ada hal tanpa permulaan yang pasti, dan ini, ilmu ini, pengetahuan ini kudapatkan dari temanku yang sudah begitu banyak memberikanku perubahan. Ya! perubahan progresiif tentunya, dan inilah buktinya.
Suatu pemikiran atau inovasi akan sia-sia tanpa adanya suatu media untuk mendifusikannya. Banyak sih cara untuk pendifusian, tapi di zaman yang serba postrealitas ini, blog inilah yang pas untuk itu.
Ibarat rumah, haruslah lengkap dengan segala sesuatu didalamnya agar indah dan terasa nyaman jika ditempati. Tentunya, agar banyak juga yang berkunjung bersilaturahmi untuk ngobrol dan sekedar curah pendapat. Dan yang pasti, ide dan gagasanlah yang menjadi suguhan.
Tentunya jika ide-ide tersebut bercampur dan dikomparatifkan akan menjadi suatu gagasan baru yang disebut dengan kekreatifan. Output ini lah yang begitu diharapkan, kekreatifitasan yang terus menerus. Hal ini akan menyebabkan siapa saja tidak pernah puas dengan keadaan yang slalu monoton, sehingga timbul perasaan optimis. Optimis akan mengarah pada kekritisan. Critical point adalah kunci dari suatu perubahan, dan penyadaran hidup agar tidak ketinggalan zaman dan menjadi buta aksara ditengah jaman yang begitu modern. Begitulah kata dosenku, ketika mencambukku dengan katanya “pram! kamu adalah mahasiswa yang masih buta aksara”. Terima kasih atas motivasinya. Ya! untungnya punya teman yang bisa diandalkan. Pak de, terimakasih telah memelekkanku dari kebodohan.
Terimakasih atas kunjungannya di blog ku yang sederhana ini. Hanya wacana saja yang bisa kusugahkan digubuk postrealitasku ini. Wassalam